Titrasi Permanganometri merupakan titrasi yang
dilakukan dalam suasana reaksi pro kalium permangananat , yaitu sbb :
MnO4- + 8H+ +
5e- -----> Mn2- +4H2O
Potensial standar dalam larutan asam ini adalah sebesar (E0 = 1,51 volt). Jadi kalium
permanganat merupakan oksidator yang sangat kuat. Dari persamaan reaksi diatas
dapat terlihat bahwa bera ekuivalen (BE) dari KMnO4 adalah
seperlima dari berat molekulnya, karena tiap mol kalium permanganat setara
dengan 5 elektron sehingga valensinya 5 dan BE = BM / 5.
Asam sulfat merupakan asam yang
paling cocok digunakan sebagai pelarutnya karena jika digunakan asam klorida maka
kemungkinan akan terjadi reaksi seperti :
2 MnO4- +
16H+ + 10Cl- -----> 2 Mn2- +
5 Cl2 + 8 H2O
dengan demikian, sebagian permanganatnya digunakan
untuk pembentukan klorin. Kalium permanganat jika digunakan sebagai oksidator
dalam larutan alkalis kuat, maka ada dua kemungkinan bagian reaksi, yaitu
reaksi yang berjalan relatif cepat : MnO4- + e-
-----> MnO42-
dan reaksi
kedua yang berlangsung relative lambat : MnO42-+ 2H2O + 2e- -----> MnO2 +
4OH-
Potensial standar reaksi yang pertama adalah E0 = 0,56 volt, sedangkan pada reaksi yang kedua
sebesar E0 = 0,60 volt. dengan mengatur suasana
sebaik-baiknya (misalnya menambah ion barium yang dapat membentuk endapan
barium manganat) maka reaksi pertama dapat berjalan dengan baik sekali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar